Program Studi Seni Pertunjukan, Jurusan Sendratasik, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan kembali menyelenggarakan Ujian Tugas Akhir Penciptaan Komposisi Musik sebagai bagian dari capaian akademik mahasiswa dalam bidang seni musik.
Pada kesempatan ini, mahasiswa teruji Lisker Siagian akan mempersembahkan karya komposisi musik berjudul “Freedom’s Cry”, sebuah karya yang lahir dari refleksi mendalam terhadap buku Night karya Elie Wiesel. Memoar tersebut menjadi sumber inspirasi dalam menghadirkan pengalaman batin tentang penderitaan, kehilangan, trauma, dan secercah harapan di tengah penindasan.
Melalui bahasa musikal, karya ini tidak sekadar menceritakan ulang peristiwa sejarah, tetapi mengajak pendengar memasuki ruang emosional yang penuh keheningan, luka, dan keteguhan jiwa. Setiap lapisan bunyi menjadi representasi jeritan kebebasan yang terpendam—sebuah doa sekaligus bentuk perlawanan paling dalam terhadap ketidakadilan.
Ujian tugas akhir ini akan dilaksanakan pada Rabu, 06 Agustus 2025, pukul 19.00 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Studio Sendratasik.
Didukung oleh tim produksi yang profesional mulai dari pimpinan produksi, stage manager, pemusik, penata artistik, hingga sound dan lighting, pertunjukan ini diharapkan menjadi pengalaman musikal yang menyentuh sekaligus menggugah kesadaran kemanusiaan.
