Sebanyak 10.000 mahasiswa dari perguruan tinggi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat resmi dilepas oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatra.
Dalam program “Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra”, Universitas Negeri Medan (UNIMED) menjadi perguruan tinggi dengan jumlah proposal terbanyak di Sumatra Utara, yaitu 7 proposal, melampaui sejumlah perguruan tinggi lainnya.
Program ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam mempercepat pemulihan sosial, ekonomi, dan kebutuhan dasar masyarakat pascabencana, sekaligus menegaskan peran mahasiswa sebagai agen perubahan dan pembelajaran nyata di tengah masyarakat.
Kegiatan pelepasan berlangsung secara simbolis di Auditorium Universitas Negeri Medan, Rabu (28/1).
