Andre Ramadani Pentaskan Drama Psikologis “Kematian yang Direncanakan” pada Ujian Tugas Akhir

Program Studi Seni Pertunjukan, Jurusan Sendratasik, Fakultas Bahasa dan Seni kembali menghadirkan Ujian Pertunjukan Tugas Akhir Minat Pemeranan melalui karya yang sarat emosi dan ketegangan psikologis. Pada kesempatan ini, mahasiswa teruji Andre Ramadani akan menampilkan pementasan berjudul “Kematian yang Direncanakan”, karya August Strindberg.

Pertunjukan akan dilaksanakan pada Jum’at, 20 Juni 2025 pukul 16.00 WIB di Gedung Utama Taman Budaya Kota Medan, serta dapat disaksikan secara langsung melalui Instagram @prodisenipertunjukan. Kegiatan ini gratis dan terbuka untuk umum.

Karya ini mengangkat kisah Tuan Durand, seorang ayah yang kehilangan wibawa dan kendali dalam rumah tangganya. Di tengah penolakan dari ketiga putrinya, tekanan ekonomi, dan luka emosional yang terus menumpuk, ia perlahan tenggelam dalam keputusasaan hingga merencanakan akhir hidupnya sebagai bentuk perlawanan sunyi atas runtuhnya harga diri dan nilai-nilai yang selama ini ia pegang.

Dengan balutan realisme yang tajam, pertunjukan ini menghadirkan konflik batin, ironi keluarga, serta potret tragis seorang pria yang kehilangan tempat dalam keluarganya sendiri. Sebuah sajian drama yang mengajak penonton menyelami sisi emosional manusia secara mendalam dan menyentuh.

Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan karya terbaik mahasiswa Prodi Seni Pertunjukan.

Ujian Tugas Akhir Minat Pemeranan Hadirkan Drama Klasik “Long Day’s Journey Into Night” di Taman Budaya Medan

Program Studi Seni Pertunjukan, Jurusan Sendratasik, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan kembali menggelar Ujian Tugas Akhir Strata-1 Minat Pemeranan. Pada kesempatan ini, mahasiswi teruji Anggrenia Sinaga akan menampilkan pementasan drama klasik dunia berjudul “Long Day’s Journey Into Night” karya Eugene O’Neill.

Pertunjukan akan dilaksanakan pada 18 Juni 2025 pukul 20.00 WIB bertempat di Taman Budaya Medan, serta dapat disaksikan secara langsung melalui Instagram @prodisenipertunjukan. Kegiatan ini gratis dan terbuka untuk umum.

Drama ini mengangkat kisah keluarga Tyrone, sebuah keluarga yang terjebak dalam lingkaran kecanduan, trauma masa lalu, penyesalan, dan konflik yang terus berulang. Ketegangan emosional dalam keluarga semakin memuncak ketika rahasia masa lalu mulai terungkap dan hubungan antaranggota keluarga perlahan runtuh di bawah tekanan kenyataan hidup.

Karya ini berada di bawah bimbingan Dr. Nurwani, S.St., M.Hum., dengan tim penguji yang terdiri atas Irwansyah, S.Sn., M.Sn., Frisdo Ekardo, S.Sn., M.Sn., dan Russel Akbar Fauzi, S.Sn., M.Sn. Pementasan juga didukung oleh tim produksi yang solid, mulai dari sutradara, aktor, stage manager, artistik, musik, tata kostum, lighting, hingga dokumentasi.

Melalui ujian tugas akhir ini, mahasiswa menunjukkan kompetensi artistik, kemampuan pemeranan, serta kolaborasi profesional dalam seni pertunjukan.

Ujian Tugas Akhir S-1 Minat Pemeranan: Mahasiswa Seni Pertunjukan Pentaskan “Keadilan” Karya Albert Camus

Program Studi Seni Pertunjukan, Jurusan Sendratasik, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan kembali menggelar Ujian Tugas Akhir Strata-1 Minat Pemeranan sebagai bagian dari proses akademik mahasiswa dalam menyelesaikan studi.

Pada kesempatan ini, mahasiswa teruji Jesaya Guspri Sitanggang akan menampilkan karya berjudul “Keadilan” karya Albert Camus, sebuah pementasan yang diharapkan mampu menghadirkan refleksi mendalam tentang nilai kemanusiaan, moral, dan keadilan melalui seni pemeranan.

Kegiatan akan dilaksanakan pada:

  • Hari/Tanggal: Selasa, 30 April 2024
  • Waktu: 16.00 WIB s.d. selesai
  • Tempat: Gedung Pertunjukan BM3 Kota Medan
    Jl. Adinegoro No.1 Kota Medan
    (belakang Taman Budaya Kota Medan, depan Kampus UINSU)

Seluruh sivitas akademika, mahasiswa, dan masyarakat umum diundang untuk hadir dan menyaksikan pertunjukan ini.

Long Days Journey Into Night

Mahasiswa Seni Pertunjukan UNIMED Tampilkan Skripsi Penciptaan Pemeranan “Long Day’s Journey into Night”

Program Studi Seni Pertunjukan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan kembali melaksanakan ujian skripsi penciptaan pertunjukan pada peminatan pemeranan. Mahasiswa teruji, Anggrenia Sinaga, menampilkan karya berjudul Long Day’s Journey into Night karya dramawan Amerika, Eugene O’Neill, sebagai bentuk implementasi kompetensi artistik dan akademik dalam bidang seni peran. Kegiatan ini diselenggarakan di Taman Budaya Medan sebagai ruang pertunjukan yang mendukung eksplorasi artistik mahasiswa.

Karya ini merupakan hasil proses penciptaan yang berfokus pada pendalaman karakter melalui pendekatan pemeranan yang menekankan aspek psikologis, emosi, dan relasi antar tokoh. Dalam pertunjukan tersebut, Anggrenia Sinaga mengeksplorasi kompleksitas konflik keluarga yang menjadi inti cerita, serta menghadirkan interpretasi karakter secara mendalam dan komunikatif kepada penonton.

Proses penciptaan karya ini melibatkan tahapan analisis naskah, eksplorasi karakter, latihan pemeranan, hingga penyajian pertunjukan. Pendekatan yang digunakan tidak hanya berorientasi pada teknik akting, tetapi juga pada pemahaman konteks dramatik dan penguatan ekspresi artistik di atas panggung.

Ujian skripsi ini dinilai oleh tim dosen penguji yang mengevaluasi aspek konseptual, kualitas pemeranan, penguasaan karakter, serta kemampuan mahasiswa dalam mempertanggungjawabkan proses dan hasil karya secara akademik. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang menekankan capaian kompetensi mahasiswa secara nyata melalui karya seni.

Melalui karya Long Day’s Journey into Night, Anggrenia Sinaga diharapkan mampu menunjukkan kapasitasnya sebagai calon aktor profesional yang tidak hanya menguasai teknik pemeranan, tetapi juga memiliki kepekaan artistik dan kemampuan interpretasi terhadap karya drama klasik.

Tugas Akhir Pemeranan: “Sekar Murka” Tampilkan Drama Cinta dan Konflik Batin

Program Studi Seni Pertunjukan kembali menggelar Tugas Akhir minat Pemeranan melalui pementasan naskah “Sekar Murka” karya Desi Puspitasari, yang dibawakan oleh mahasiswi teruji Natasya Haryani Hutabarat.

Di bawah bimbingan Ilham Rifandi, S.Sn., M.Sn. dan Dr. Nurwani, S.St., M.Hum., pertunjukan ini mengisahkan Nis, seorang perempuan yang rela meninggalkan keluarganya demi cinta. Konflik memuncak ketika hubungan yang telah dijalani selama enam tahun justru berujung penolakan, rahasia masa lalu, dan tekanan batin yang membawa tokoh utama pada kondisi stres dan depresi.

Dengan dukungan tim aktor dan produksi yang solid, pementasan ini menjadi bagian dari proses akademik mahasiswa dalam menunjukkan kemampuan pemeranan, penghayatan karakter, serta kerja kolaboratif di bidang seni pertunjukan.

Mahasiswa Minat Pemeranan Prodi Seni Pertunjukan Gelar Tugas Akhir melalui Pementasan Naskah “Barabah”

Program Studi Seni Pertunjukan kembali menyelenggarakan Ujian Tugas Akhir minat Pemeranan sebagai bagian dari evaluasi akademik mahasiswa dalam menyelesaikan studi Strata 1. Pada kesempatan ini, mahasiswa Kristiana Berutu tampil sebagai mahasiswa teruji melalui pementasan naskah “Barabah”, karya sastrawan Motinggo Busye.

Naskah Barabah mengangkat kisah kehidupan rumah tangga Banio, seorang kakek tua, bersama istrinya yang masih muda, Barabah. Rumah tangga mereka digambarkan harmonis dan penuh kasih, terlebih dengan hadirnya kehamilan yang sangat dinantikan sebagai harapan memperoleh keturunan laki-laki. Konflik mulai muncul ketika kedatangan tamu-tamu yang menimbulkan kecemburuan dan prasangka di hati Barabah, sehingga memunculkan ketegangan dalam alur cerita.

Pementasan ini diperankan oleh Kristiana Berutu (Barabah), Ekel Wijayanta (Banio), Azis Muslim (Adibul), Rafika Manurung (Zaitun), dan Gibral (Anak), serta didukung oleh tim produksi yang terdiri atas unsur manajemen panggung, artistik, kostum, musik, tata cahaya, dokumentasi, dan publikasi.

Sivitas akademika dan masyarakat umum diundang untuk hadir dan menyaksikan pementasan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap karya mahasiswa. Program Studi Seni Pertunjukan kembali menyelenggarakan Ujian Tugas Akhir minat Pemeranan sebagai bagian dari evaluasi akademik mahasiswa dalam menyelesaikan studi Strata 1. Pada kesempatan ini, mahasiswa Kristiana Berutu tampil sebagai mahasiswa teruji melalui pementasan naskah “Barabah”, karya sastrawan Motinggo Busye.

Kegiatan ini dilaksanakan di bawah bimbingan Ilham Rifandi, S.Sn., M.Sn. selaku dosen pembimbing karya sekaligus sutradara, serta Martozet, S.Sn., M.A. sebagai dosen pembimbing skripsi. Adapun tim dosen penguji terdiri atas Dr. Nurwani, S.St., M.Hum., Irwansyah, S.Sn., M.Sn., dan Ilham Rifandi, S.Sn., M.Sn.

Pementasan ini diperankan oleh Kristiana Berutu (Barabah), Ekel Wijaya (Banio), Azis Muslim (Adibul), Rafika Manurung (Zaitun), dan Gibral (Anak), serta didukung oleh tim produksi yang terdiri atas unsur manajemen panggung, artistik, kostum, musik, tata cahaya, dokumentasi, dan publikasi.

Mahasiswa Minat Pemeranan Prodi Seni Pertunjukan Gelar Ujian Tugas Akhir melalui Pementasan Teater

Program Studi Seni Pertunjukan kembali melaksanakan Ujian Tugas Akhir (TA) minat Pemeranan sebagai bagian dari proses akademik mahasiswa dalam menyelesaikan studi pada jenjang Strata 1. Pada kesempatan ini, mahasiswa Hendra Aryadi Manalu tampil sebagai mahasiswa teruji melalui pementasan naskah teater berjudul Senja dengan Dua Kematian.

Kegiatan akademik ini berada di bawah bimbingan Frisdo Ekardo, S.Sn., M.Sn. selaku dosen pembimbing karya dan Martozet, S.Sn., M.A. sebagai dosen pembimbing skripsi. Adapun tim dosen penguji terdiri atas Dr. Nurwani, S.St., M.Hum., Ilham Rifandi, S.Sn., M.Sn., dan Irwansyah, S.Sn., M.Sn.

Naskah Senja dengan Dua Kematian mengangkat kisah kehidupan Kardiman, seorang pria yang mengalami keterpurukan akibat kebiasaan berjudi, alkohol, dan perilaku menyimpang lainnya. Perjalanan hidup tokoh utama digambarkan penuh konflik, dosa, serta penyesalan yang pada akhirnya membawanya pada kenyataan pahit atas masa lalu yang tidak dapat diperbaiki.

Pementasan ini didukung oleh tim produksi yang melibatkan mahasiswa Prodi Seni Pertunjukan, mulai dari unsur manajemen produksi, artistik, musik, tata rias, kostum, hingga tata cahaya, sebagai wujud kolaborasi akademik dan praktik berkesenian di lingkungan kampus.

Pertunjukan ujian tugas akhir ini akan dilaksanakan pada Sabtu, 29 Juli 2023, pukul 20.00 WIB, bertempat di Gedung Balai Desa Bungo Tanjung, Kecamatan Barus, Tapanuli Tengah.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Seni Pertunjukan terus mendorong mahasiswa untuk menampilkan kompetensi artistik, akademik, dan profesional dalam bidang seni pemeranan. Sivitas akademika serta masyarakat umum diundang untuk hadir dan memberikan apresiasi terhadap karya mahasiswa.