Program Studi Seni Pertunjukan, Jurusan Sendratasik, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan kembali menggelar Ujian Tugas Akhir Strata-1 Minat Pemeranan sebagai bagian dari proses akademik mahasiswa dalam menyelesaikan studi.
Pada kesempatan ini, mahasiswa teruji Jesaya Guspri Sitanggang akan menampilkan karya berjudul “Keadilan” karya Albert Camus, sebuah pementasan yang diharapkan mampu menghadirkan refleksi mendalam tentang nilai kemanusiaan, moral, dan keadilan melalui seni pemeranan.
Kegiatan akan dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal: Selasa, 30 April 2024
Waktu: 16.00 WIB s.d. selesai
Tempat: Gedung Pertunjukan BM3 Kota Medan Jl. Adinegoro No.1 Kota Medan (belakang Taman Budaya Kota Medan, depan Kampus UINSU)
Seluruh sivitas akademika, mahasiswa, dan masyarakat umum diundang untuk hadir dan menyaksikan pertunjukan ini.
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Seni Pertunjukan, Universitas Negeri Medan (UNIMED). Adikarya Dance Company, sebagai delegasi kebanggaan Prodi Seni Pertunjukan, berhasil meraih Juara 1 pada ajang iForte National Dance Competition 2026 tahap regional Kota Medan.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kualitas, kreativitas, dan dedikasi mahasiswa dalam mengembangkan seni pertunjukan, khususnya di bidang tari. Melalui penampilan yang memukau, penuh penghayatan, serta didukung oleh teknik dan konsep artistik yang matang, Adikarya Dance Company mampu memikat perhatian dewan juri dan para penonton.
Ajang iForte National Dance Competition merupakan salah satu kompetisi tari bergengsi tingkat nasional yang diikuti oleh berbagai kelompok tari terbaik dari berbagai institusi dan komunitas. Kemenangan pada tahap regional ini menjadi langkah penting bagi Adikarya Dance Company untuk melangkah ke tahapan selanjutnya dan membawa nama baik UNIMED di tingkat yang lebih tinggi.
Prestasi ini sekaligus menunjukkan komitmen Prodi Seni Pertunjukan UNIMED dalam mencetak mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu berprestasi di tingkat regional maupun nasional. Semangat berkarya dan inovasi yang ditunjukkan oleh tim menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus mengembangkan potensi di bidang seni dan budaya.
Selamat kepada Adikarya Dance Company atas pencapaian luar biasa ini. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus berkarya, berprestasi, dan mengharumkan nama Universitas Negeri Medan di kancah nasional.
Universitas Negeri Medan (Unimed) meraih empat penghargaan dalam Anugerah Diktisaintek 2025 yang di gelar di Gedung Graha Diktisaintek Gedung D Lantai 2 Senayan Jakarta, Jumat (19/12/2025). Empat penghargaan yang diterima Unimed yakni 1) Medali Silver Kategori Peningkatan Kinerja Terbaik (Sinta Award), 2) Medali Silver Kategori Publikasi (Sinta Award), 3) Terbaik 2 Pengelola Beasiswa ADIK, dan 4) Medali Bronze Anugerah Humas (website).
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat Prof. Dr. Erond Litno Damanik, M. Si, yang menerima langsung empat penghargaan tersebut mengatakan Anugerah Diktisaintek 2025 ini merupakan ajang untuk memberikan apresiasi kepada perguruan tinggi yang telah berkontribusi, bekerja keras, dan tentu menghasilkan reputasi-reputasi terbaiknya dalam bidang Pendidikan Tinggi dan Saintek Berdampak dan prestasi lainnya.
“Bagi Unimed, tentu sejumlah penghargaan yang diraih ini merupakan bukti kita Unimed terus konsisten dan secara berkelanjutan melakukan perbaikan-perbaikan kinerja dan berbagai capaian internal dan eksternal dalam menghasilkan prestasi yang diapresiasi oleh Kementerian Diktisaintek,” ujar Prof. Erond. Wakil Rektor IV Unimed Prof. Erond menambahkan, dua kategori prestasi yang kita raih dalam kategori Sinta Award menunjukkan dosen-dosen Unimed secara konsisten dan sudah baik dalam mengupdate data-data publikasi di akun sinta masing-masing dosen. Tahun depan akan kita dorong agar semua dosen secara konsisten dan tertib untuk terus mengupdate data publiaksi di akun sinta masing-masing dosen.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof. Brian Yuliarto mengatakan acara ini merupakan momentum penting untuk mengapresiasi dunia usaha, pendidikan tinggi, jurnalis dan industri sehingga bisa membuka peluang baru dan memperkokoh daya saing secara global, mencetak daya saing unggul. Penghargaan yang diberikan bukan sekedar pengakuan tapi juga dorongan untuk melangkah lebih jauh demi mewujudkan pendidikan Indonesia yang berdaya saing tinggi.
Capaian prestasi dan penghargaan pada ajang Anugerah Diktisaintek 2025 ini semakin meneguhkan komitmen Unimed sebagai salah satu perguruan tinggi negeri yang konsisten menunjukkan kinerja unggul, adaptif terhadap perubahan, serta berorientasi pada kemajuan dan keberlanjutan. Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi bagi Unimed terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memajukan pendidikan tinggi Indonesia yang berdampak, unggul dan berdaya saing nasional dan internasional.(Humas Unimed)
Mahasiswa Seni Pertunjukan UNIMED Tampilkan Skripsi Penciptaan Pemeranan “Long Day’s Journey into Night”
Program Studi Seni Pertunjukan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan kembali melaksanakan ujian skripsi penciptaan pertunjukan pada peminatan pemeranan. Mahasiswa teruji, Anggrenia Sinaga, menampilkan karya berjudul Long Day’s Journey into Night karya dramawan Amerika, Eugene O’Neill, sebagai bentuk implementasi kompetensi artistik dan akademik dalam bidang seni peran. Kegiatan ini diselenggarakan di Taman Budaya Medan sebagai ruang pertunjukan yang mendukung eksplorasi artistik mahasiswa.
Karya ini merupakan hasil proses penciptaan yang berfokus pada pendalaman karakter melalui pendekatan pemeranan yang menekankan aspek psikologis, emosi, dan relasi antar tokoh. Dalam pertunjukan tersebut, Anggrenia Sinaga mengeksplorasi kompleksitas konflik keluarga yang menjadi inti cerita, serta menghadirkan interpretasi karakter secara mendalam dan komunikatif kepada penonton.
Proses penciptaan karya ini melibatkan tahapan analisis naskah, eksplorasi karakter, latihan pemeranan, hingga penyajian pertunjukan. Pendekatan yang digunakan tidak hanya berorientasi pada teknik akting, tetapi juga pada pemahaman konteks dramatik dan penguatan ekspresi artistik di atas panggung.
Ujian skripsi ini dinilai oleh tim dosen penguji yang mengevaluasi aspek konseptual, kualitas pemeranan, penguasaan karakter, serta kemampuan mahasiswa dalam mempertanggungjawabkan proses dan hasil karya secara akademik. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang menekankan capaian kompetensi mahasiswa secara nyata melalui karya seni.
Melalui karya Long Day’s Journey into Night, Anggrenia Sinaga diharapkan mampu menunjukkan kapasitasnya sebagai calon aktor profesional yang tidak hanya menguasai teknik pemeranan, tetapi juga memiliki kepekaan artistik dan kemampuan interpretasi terhadap karya drama klasik.